
11 September 2025 Penulis: Rikson Karundeng WAJAH manis demokrasi Minahasa benar-benar berubah. Goresan sejarah kelam itu diawali sejak tahun 1825. Di masa ini, Residen Johannes Wensel...

24 November 2022 “Bila batu perjanjian (pendirian kampung) hilang atau diambil penduduk negeri lain, maka demikian pula akan terjadi pada penduduk Taratara. Mereka akan kehilangan kepala...

28 Mei 2020 Oleh: Daniel Kaligis Regulasi, terkadang seperti terali besi, membatasi, memagari, lalu ingkar janji PIER 52. Di situ bicara isu ‘terkurung’ dan ‘baru’. Ini...

19 Mei 2020 Oleh: Daniel Kaligis Lead ini terasa panjang bagi anda yang bukan Asia, atau bagi anda yang tinggal di Asia, namun terus saja memeluk...

15 Mei 2020 Oleh: Daniel Kaligis Pencipta membikin awan, angin, badai, hujan: seperti itu teks bercerita masa lampau KITA BERSUA tuhan-tuhan dalam teks, menemu nyonya-nyonya berkelekar...

02 Mei 2019 Oleh: Daniel Kaligis Hujan awal Mei dipercaya menyuburkan. Lalu musim berganti, mengaburkan keyakinan-keyakinan MEI DI WANUA, anak-anak menatap langit, menatap awan. Tunggu gerimis,...

15 April 2019 Oleh: Rikson Karundeng Sebelum gagasan dan praktek demokrasi modern diperkenalkan, leluhur Minahasa sudah mempraktekkan cara-cara demokratis dalam menata masyarakatnya ISTILAH DEMOKRASI tak ada...

5 April 2019 Oleh: Daniel Kaligis Kalu suka jadi kumtua, tanam tebu banya-banya PILIH UKUNG DI WANUA, orang-orang berbaris di belakang para kandidat. Barisan mana paling...

28 Februari 2019 Oleh:Daniel Kaligis Perang dalam ingatan perempuan adalah trauma, bila tak disudahi, perang akan melahirkan perang berikutnya tanpa henti DI KAMPUNG, bila ada anak-anak...